Sunday, November 3, 2019

Salvatore D'Elia, Incaran Borneo FC Jebolan Juventus

Salvatore D'Elia Jebolan Juventus

Bursa transfer Liga 1 2019 untuk putaran kedua telah dibuka. Klub-klub mulai menyatakan minatnya untuk memperbaiki komposisi skuat mereka. Bahkan, beberapa dari mereka telah mendatangkan pemain baru. Salah satu pemain yang diisukan pindah ke Indonesia adalah Salvatore D’Elia.

Geliat ini pun ditunjukkan oleh Borneo FC. Klub yang bermarkas di Stadion Segiri, Samarinda ini ingin mendatangkan pemain baru. Lini yang menurut Pesut Etam perlu dibenahi adalah lini belakang. Salvatore D'Elia, menjadi pemain yang digadang-gadang segera berseragam Borneo FC.

Lalu, siapa sebenarnya Salvatore D'Elia? Sebagus apa D’Elia sehingga Mario Gomez, sang pelatih begitu ingin mendatangkan D’Elia?

Jebolan Juventus dan Timnas Italia U-20

Salvatore D’Elia memiliki catatan yang cukup mentereng. Pemain berusia 30 tahun ini pernah mengenyam pendidikan di Juventus. Betul sekali, Juventus, klub pemenang Serie A delapan kali beruntun.

D’Elia berada di Juventus sejak tahun 1998. Ia promosi ke Juventus Primavera pada tahun 2007. Setelah “lulus” dari Akademi Juventus pada 2009, D’Elia menjalani masa peminjaman ke klub lain.

A.S.D. Giallo-Blu Figline – klub Serie C – menjadi klub pertama profesional yang dibela oleh pemain yang bisa berposisi sebagai bek kiri dan bek tengah ini. Selama bermain di klub yang berasal dari Stadion Goffredo Del Buffa, Valdarno, D’Elia bermain sebanyak 18 kali.

Pada akhir musim, D’Elia kembali ke Juventus. Tak lama setelah kembali ke Juventus, ia kembali dipinjamkan. Kali ini ia bermain di klub promosi Serie B, A.S.D. Portogruaro, pada musim 2010-2011. Hanya mengecap 12 pertandingan, ia kembali ke Juventus pada akhir musim.

Selama semusim setelah kembali dari A.S.D. Portogruaro, ia bermain bersama Juventus Primavera. Baru pada musim 2012/2013, ia mendapatkan klub baru. Yakni Venezia yang kala itu bermain di Serie C atau yang kini disebut dengan Lega Pro.

Enam bulan di Venezia, tepatnya hingga Desember 2012, ia kembali ke Juventus. Januari 2013, ia pindah ke Vicenza dengan status permanen. Ia pindah ke Vicenza dengan banderol 400 ribu Euro atau kalau sekitar 6 Miliar Rupiah jika mengikuti kurs hari ini, 22 Agustus 2019.

Vicenza menjadi klub yang paling lama dibela oleh D’Elia. Masuk pada musim 2012/2013, ia pindah ke klub lain pada musim 2017/2018. Selama lima musim bermain di Vicenza, pemain kelahiran Mugnano ini bermain sebanyak 109 kali dan mencetak 2 gol serta enam assist.

Awal musim 2017/2018, ia pindah ke Bari. Harga jualnya menurun hingga 50%. Ia pun hanya bermain sebanyak 18 kali. Namun, ia turut menyumbangkan dua gol dan satu assist.

Ia dikontrak oleh klub Serie B yang lain, Ascoli pada musim 2018/2019. Ia dikontrak dengan durasi tiga musim dengan status bebas transfer dari Bari.

Di Ascoli, penampilannya membaik. Sepanjang musim 2018/2019, ia bermain sebanyak 25 kali dengan mencatatkan satu assist. Catatan inilah yang mungkin membuat Borneo FC tertarik memboyong Salvatore D’Elia ke Samarinda.

Salvatore D’Elia juga pernah mencicipi ketatnya persaingan di Timnas Italia. Pada era kepemimpinan Francesco Rocca, ia sempat memperkuat Timnas Italia U-20 pada tahun 2009. Saat itu, Timnas Italia U-20 tengah mempersiapkan diri mengikuti Piala Dunia U-20 2009 pada September 2009.

D’Elia memperkuat Timnas Italia U-20 kala beruji coba dengan Timnas Jerman U-20. Ia bermain dengan nama-nama elite, seperti Giacomo Bonaventura. Sayangnya, ia tak bisa menembus skuat utama Timnas Italia U-20 untuk Piala Dunia U-20 2009.

Kemampuan Salvatore D’Elia yang bisa bermain sebagai bek kiri, kanan, dan tengah, bisa menjadi alasan mengapa Borneo FC ingin membawanya ke Samarinda.

0 comments:

Post a Comment